News

Penulis Asal Jamaika Kepincut Keindahan Ubud

Penulis Asal Jamaika Kepincut Keindahan Ubud

GIANYAR, Kilasbali.com – Keindahan alam dan juga ragam budaya Bali memikat hati salah seorang penulis asal Jamiaka, Jamel A. Hall.

Sejak kedatangannya untuk pertamakalinya, yakni pada bulan Oktober 2018 lalu, iapun memutuskan untuk menetap dan tinggal di Ubud, Gianyar, Bali.

Jamel terpesona dengan keindahan alam, yakni pemandangan sawah di senja hari. “Di Jamaika tidak ada sawah,” ujarnya saat tampil membacakan puisi di Shrida Taste of Ubud, Sabtu (24/8/2019).

Kekagumannya itupun dituangkan ke dalam sebuah puisi. Panorama sawah di senja hari disinari yang surya yang perlahan tenggelam membuat dirinya seperti terbang di awan.

Tidak hanya itu, kunang-kunang pun beterbangan memancarkan sinar layaknya kerlap-kerlip bintang di langit, semakin membuatnya melayang.

“Di sini saya banyak kesempatan untuk bisa menjadi penulis ataupun seniman di sini. Banyak yang bisa diangkat,” tuturnya.

Dikatakannya, di sini ia akan menjadi penulis dengan sepenuhnya. Selain itu, dibandingkan dengan negaranya, di Bali banyak sekali orang dari berbagai belahan dunia datang.

Hal itu membuat dirinya ingin menuangkan ke dalam sebuah tulisan, tentang alasan ataupun maksud dan tujuan mereka datang.

“Koneksi dari negara luar pun menjadi lebih lebar, sehingga di sini kesempatannya jauh lebih besar dari negara saya,” ujarnya.

Sementara terkait ragam budaya Bali yang dilihatnya, itu sangat menginspirasi dirinya. Seperti contohnya beras yang juga masuk menjadi bagian dari kegiatan seremonial keagamaan.

“Ragam kebudayaan Bali sangat menginspirasi saya,” pungkasnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Enter your keyword