News

Srihadi Soedarsono, Salah Satu Pelukis Legendaris Indonesia

Srihadi Soedarsono, Salah Satu Pelukis Legendaris Indonesia

TIMESINDONESIA, UBUD – Srihadi Soedarsono lahir di Solo, 4 Desember 1931. Ia adalah pelukis senior dan pelukis legendaris Indonesia.

Srihadi banyak menciptakan karya-karya lukisan berkualitas tinggi, dan sering mengadakan event pameran tunggal baik di dalam maupun luar negeri. Karyanya telah banyak dikoleksi oleh kolektor berkelas, dan hingga saat ini lukisannya masih banyak diburu kolektor baik dalam dan luar negeri.

Karya-karya lukisan Soedarsono merupakan saksi perjalanan sejarah yang digoreskan sejak zaman Kemerdekaan hingga zaman modern. Tema tentang perjuangan, kehidupan, alam, dan cinta. Semua terkumpul dalam karya-karya lukisannya, baik dalam sketsa maupun dalam karya lukisan dengan berbagai media.

Pada tanggal 1 Mei 1969 ia diangkat menjadi pegawai negeri sipil. Diangkat sebagai guru besar Seni Rupa pada tanggal 1 Desember 1992. Purnabakti sebagai PNS dimulai tanggal 1 Januari 2007. Selain sebagai pelukis, ia juga mengajar sebagai dosen di Institut Teknologi Bandung dan Institut Kesenian Jakarta.

Menurut Srihadi karya seni yang merupakan hasil dari estetika, harus dicampur dengan kebenaran versi kita. “Karena harus ada hubungan transendental antara diri kita dengan kejiwaan kita, dalam menghasilkan sebuah karya,” kata Srihadi saat ditemui di sela opening restorannya, Shrida the Taste of Ubud pada Senin (01/07/2019).

Berdasarkan pandangannya tentang seni tersebut, Srihadi menyampaikan bahwa dia akan terus berkarya, meneruskan perjalanannya sampai nanti, “Karena sebagai pelukis tidak ada pensiunnya,” katanya.

Passion Srihadi soedarsono untuk berbuat sesuatu bagi masyarakat agaknya juga tak pernah pudar. Selain terus berkarya dalam seni, kali ini ia membuka restoran Shrida the taste of Ubud yang di dalamnya melalui program “art.culture.culinary” menjadi tempat berkumpul para seniman dan profesi lainnya agar bisa saling memberi inspirasi untuk menghasilkan sesuatu yang lebih produktif dan kreatif.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Enter your keyword